Rabu, 12 September 2018 14:58 WITA

Jadi Tim Musafir di Liga Champions, Presiden Napoli Siapkan 1.000 Bus untuk Suporter

Editor: Nur Hidayat Said
Jadi Tim Musafir di Liga Champions, Presiden Napoli Siapkan 1.000 Bus untuk Suporter
Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis. (Foto: Sempreinter).

RAKYATKU.COM, NAPOLI - Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, meminta izin kepada UEFA untuk memainkan laga Liga Champions mereka musim ini di Bari. Sang presiden klub bersedia menyiapkan 1.000 untuk suporter.

Keinginan De Laurentiis merupakan buntut kritik yang kerap ia lontarkan terhadap kondisi markas mereka saat ini, Stadion San Paolo. Stadion ini secara kepemilikan masih di tangan Pemerintah Kota Naples.

"Stadion Napoli adalah mimpi buruk. Stadion buruk yang membatasi Napoli di level internasional," kata De Laurentiis kepada Corriere dello Sport.

Ia pun tak apa-apa timnya jadi tim musafir di Liga Champions. De Laurentiis siap membayar 1.000 armada bus untuk memboyong suporter Napoli sejauh 250 kilometer ke Bari untuk setiap laga Liga Champions.

"Akan membutuhkan waktu dua tahun, tetapi saya akan membangun stadion baru supaya tidak seorang pun bisa mengatai saya," kata sang presiden klub.

Atas keinginan De Laurentiis, Wali Kota Napoli, Luigi Di Magistris, naik pitam. "Sarannya tidak masuk akal dan tidak praktis. Untuk memikirkannya saja sudah hal luar biasa. Napoli bermain dan akan terus bermain di Stadion San Paolo," kata Di Magistris kepada media.

Sebelumnya, De Laurentiis memang telah mengambil alih kepemilikan Bari setelah tim yang terdegradasi ke kasta keempat Liga Italia itu terbelit krisis finansial.

UEFA menyatakan belum menerima pengajuan permintaan pemindahan lokasi pertandingan dari Napoli. Napoli tergabung di Grup C Liga Champions bersama Liverpool, Paris Saint Germain, dan Red Star Belgrade.