Senin, 10 September 2018 15:28 WITA

"Orang-orang di Depan Tak Bisa Mundur", Suporter Sepak Bola Tewas di Tengah Kerusuhan

Editor: Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, ANTANANARIVO - Satu orang tewas dan 40 luka-luka dalam kerusuhan sebelum kick off kualifikasi Piala Afrika antara Madagaskar dan Senegal di Antananarivo, Minggu (9/9/2018) waktu setempat.

Pejabat rumah sakit setempat mengonfirmasi kematian setelah fans mencoba memasuki Stade Municipal de Mahamasina yang sudah penuh di ibu kota negara itu menjelang laga.

Penonton telah antre sejak pagi untuk menyaksikan laga yang terlaksana pada sore harinya. Kapasitas stadion hanya 22.000 kursi, sementara masih banyak suporter ingin menyaksikan secara langsung laga.  

"Para pendukung ingin masuk tetapi gerbang ditutup karena tribune sudah penuh," kata kepala polisi Herilalatiana Andrianarisaona kepada stasiun radio Prancis, RFI.

"Orang-orang di depan tak bisa mundur dan orang lain tiba di belakang mereka dalam jumlah yang banyak. Inilah yang memicu keributan."

Menteri Olahraga Madagaskar, Tsihoara Faratiana, mengunjungi korban luka di rumah sakit bersama dengan menteri pertahanan dan kesehatan, serta pejabat dari federasi sepak bola Malagasi.

Ada hening cipta satu menit untuk para korban sebelum kick off saat pertandingan dimulai sesuai jadwal dan selesai dalam hasil imbang 2-2.

Sumber: Reuters