Kamis, 06 September 2018 22:15 WITA

Bergaji Rp2 M per Bulan, PSSI Tak Sanggup Bayar Luis Milla? 

Editor: Eka Nugraha
Bergaji Rp2 M per Bulan, PSSI Tak Sanggup Bayar Luis Milla? 
Luis Milla

RAKYATKU.COM, JAKARTA -- Lembaga Swadaya yang memantau isu sepak bola, Save Our Soccer (SOS) menyebut ada skenario yang sedang terjadi di tubuh PSSI. Skenario ini terlihat dari tidak hadirnya pelatih Timnas Indonesia U-23, Luis Milla. 

"Ini drama bernama Luis Milla, kalau saya mengatakan demikian. Kenapa? saya tak yakin
(Milla) diperpanjang. Saya ragu atas kontrak Luis Milla sendiri. Kalau dia mendapatkan
kontrak satu tahun, kok, tiba-tiba berhenti di Agustus karena kalau lihat kontrak, masa
bakti Milla mulainya dari awal Januari," ucap Koordinator SOS, Akmal Marhali seperti yang dilansir KumparanBOLA, Kamis (6/9/2018).

Kecurigaan SOS semakin menguat, setelah Milla pulang ke Spanyol usai keok dari Uni
Emirat Arab di babak 16 besar. "Gaji dia sekitar 2 miliar satu bulannya itu. Sepertinya, secara finansial, PSSI tak mampu memperpanjang kontrak (membayar), sementara masyarakat menuntut Luis Milla dipertahankan," ucap Akmal.

Akmal pun menyinggung seretnya prestasi yang diukir Milla. Menurutnya, kegagalan Milla tak bisa dilepaskan dari buruknya PSSI dalam mengelola waktu. Ya, seperti jadwal Piala AFF (8 November-15 Desember 2018) yang berbarengan dengan fase akhir Liga 1.

"Kemudian Timnas tak punya waktu maksimal untuk persiapan untuk event yang diikuti," katanya.