Minggu, 02 September 2018 10:25 WITA

Meng-Karius-kan Diri Sendiri, Alisson Marah

Editor: Nur Hidayat Said
Meng-Karius-kan Diri Sendiri, Alisson Marah
Alisson Becker (kanan) melakukan blunder dalam kemenangan 2-1 Liverpool atas Leicester City. (Foto: Reuters)

RAKYATKU.COM, LEICESTER - Liverpool berhasil mengalahkan Leicester City 2-1 di King Stadium, Sabtu malam Wita (1/9/2018). Di balik itu ada aksi blunder kiper The Reds, Alisson Becker.

Alisson membuat kesalahan blunder fatal yang berujung berujung gol untuk Leicester. Itu bermula saat Alisson berusaha menguasai bola backpass yang kurang sempurna dari Virgil van Dijk. 

Bukannya membiarkan bola keluar, Alisson justru mencoba untuk menggoceknya. Di bawah tekanan Kelechi Iheanacho, Alisson akhirnya kehilangan bola. 

Iheanacho langsung mengumpan ke tengah kotak penalti dan Rachid Ghezzal pun sukses menjebol gawang Liverpool.

Kesalahan itu langsung dapat banyak reaksi. Termasuk oleh suporter Liverpool sendiri yang membawa-bawa nama Loris Karius.

Seolah sudah terpatri di benak para penggemar sepak bola, khususnya pendukung The Reds, bahwa siapa pun kiper blunder akan dikaitkan dengan Karius.

Akibat meng-Kariuskan diri sendiri, Alisson pun kesal. Ia kesal kepada dirinya sendiri. Ia pun berjanji akan belajar dari kesalahan dan tak akan lagi memainknan gaya bermainnya bila berisiko.

"Saya marah karena saya membuat kesalahan yang menempatkan tim dalam situasi sulit," ujar kiper asal Brasil itu kepada ESPN Brasil dilansir Sky Sports.

"Ketika seseorang membuat kesalahan, itu memengaruhi semuanya dan semua pemain berjuang bersama-sama. Kami harus lebih baik, tapi saat ini hasilnya yang penting."

"Itu adalah keputusan yang buruk, saya membuat kesalahan dalam membaca permainan. Saya tidak mendapat operan yang bagus dan kami bicara soal itu di ruang ganti dan saya bicara kepada Virgil (van Dijk). Itu bukan operan yang bagus, tapi saya bisa saja langsung membuangnya."

"Saya ingin tetap bermain dan memegang bola dan sekarang semua orang akan menganalisis itu. Saya tidak akan jadi bodoh dan membuat kesalahan yang sama. Kami harus belajar dari kesalahan," lanjut Alisson.

"Ini adalah bagian dari permainan saya tapi saya tidak akan arogan dengan mengatakan saya akan terus melakukannya. Kami harus belajar dari kesalahan kami."