Jumat, 10 Agustus 2018 20:16 WITA

PSM Ditahan Imbang Persela, Robert Bilang Pluim Biang Kerok

Editor: Nur Hidayat Said
PSM Ditahan Imbang Persela, Robert Bilang Pluim Biang Kerok
Pemain PSM Makassar, Willem Jan Pluim, menggiring bola saat menghadapi Persela Lamongan, di Stadion Surajaya, Jumat (10/8/2018). (Foto: PSM Makassar)

RAKYATKU COM, MAKASSAR - PSM Makassar gagal meraih poin penuh atas Persela Lamongan sesuai yang dibidik sebelum laga. Pertandingan yang terlaksana di Stadion Surajaya Lamongan tersebut berakhir imbang 1-1, Jumat (10/8/2018).

Pelatih PSM, Robert Alberts, menyebut anak asuhnya menjadi biang kerok atas hasil tersebut. Di mana Willem Jan Pluim melakukan kesalahan hingga Persela mampu mencetak gol penyeimbang melalui Diego Assis.

Padahal, sebelum gol dari Diego, PSM sudah lebih dahullu 1-0 lewat Ferdinand Sinaga melalui sundulannya pada menit kedua. "Kita punya kesempatan saat bertanding, tapi mereka menghukum kita dengan kesalahan yang kita buat sendiri di babak pertama. Kalau itu tidak terjadi bisa saja berbeda jalannya pertandingan," cetus Robert usai laga.

Kesalahan Pluim bermula saat bola berada di kakinya. Bukan mengumpan bola ke arah depan, Pluim justru membalikkan badan dengan maksud mengoper bola ke kiper Juku Eja, Rivky Mokodompit.

Sayang, Louris Aurnad sukses merebut bola dari kaki pemain asal Belanda itu dan memberikan umpan kepada Diego. Alhasil, sepakan Diego tak mampu dijangkau Rivky dan skor menjadi imbang 1-1 bagi kedua tim.

"Saya kira kalau tidak ada kesalahan yang kita buat, jalannya pertandingan akan berbeda," jelas pelatih asal Belanda tersebut.

Robert pun mengaku sangat kecewa dengan hasil imbang yang diraih anak asuhnya. Sebab diketahui, satu poin yang diraih tak bisa memperkukuh posisi tim di papan atas klasemen.

"Saya kecewa dengan tidak bisa menang. Kita agak menurun, 10 menit pertama babak pertama kita bermain baik lagi. Di babak kedua kita mempunyai kesempatan bagus," pungkasnya.