Jumat, 10 Agustus 2018 20:01 WITA

PSM Ditahan Imbang Persela, Pluim Jadi Biang Kerok

Editor: Aswad Syam
PSM Ditahan Imbang Persela, Pluim Jadi Biang Kerok
Wiljam Pluim sedang menggiring bola dan dibayang-bayangi pemain Persela Lamongan dalam laga Gojek Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (10/8/2018).

RAKYATKU COM, MAKASSAR - PSM Makassar gagal meraih poin penuh atas Persela Lamongan, sesuai yang dibidik sebelum laga. Pertandingan yang terlaksana di Stadion Surajaya Lamongan tersebut, berakhir imbang 1-1 bagi kedua kesebelasan, Jumat (10/8/2018).

Namun pelatih PSM, Robert Alberts menyebut anak asuhnya menjadi biang kerok atas hasil tersebut. Di mana Willem Jan Pluim melakukan kesalahan, hingga Persela mampu mencetak gol penyeimbang melalui Diego Assis.

Padahal sebelum gol dari Diego, PSM sudah lebih dulu unggul 0-1 lewat Ferdinand Sinaga, melalui sundulannya pada menit kedua. "Kita punya kesempatan saat bertanding, tapi mereka menghukum kita dengan kesalahan yang kita buat sendiri di babak pertama. Kalau itu tidak terjadi bisa saja berbeda jalannya pertandingan," cetus Robert usai laga.

Kesalahan Pluim bermula saat bola berada di kakinya. Bukan mengumpan bola ke arah depan, Pluim justru membalikkan badan dengan maksud mengoper bola ke kiper Juku Eja, Rivky Mokodompit. 

Sayang Louris Aurnad sukses merebut bola dari kaki pemain asal Belanda itu, dan memberikan umpan kepada Diego. Alhasil, sepakan Diego tak mampu dijangkau Rivky dan skor menjadi imbang 1-1 bagi kedua tim.

"Saya kira kalau tidak ada kesalahan yang kita buat, jalannya pertandingan akan berbeda," jelas pelatih asal Belanda tersebut.

Robert pun mengaku sangat kecewa dengan hasil imbang yang diraih anak asuhnya. Sebab diketahui, satu poin yang diraih tak bisa menyelamatkan Juku Eja dari jurang klasemen yang semakin melorot.

"Saya kecewa dengan tidak bisa menang. Kita agak menurun, 10 menit pertama babak pertama kita bermain baik lagi. Di babak kedua kita mempunyai kesempatan bagus," pungkasnya.