Selasa, 07 Agustus 2018 17:33 WITA

PSM di Bawah Bayang-bayang Tergerus dari Papan Atas Klasemen

Editor: Nur Hidayat Said
PSM di Bawah Bayang-bayang Tergerus dari Papan Atas Klasemen

RAKYATKU COM, MAKASSAR - Menghadapi Persela Lamongan, PSM Makassar wajib meraih poin penuh. Jika tidak, jelas saja tim berjuluk Juku Eja itu harus terjungkal di barisan atas papan klasemen.

Posisi tim besutan Robert Alberts berada di peringkat kedua, namun sangat rapat dengan tim yang berada di bawahnya. 

Ada delapan tim yang kemungkinan besar berpotensi mengambil alih posisi Juku Eja lantaran hanya selisih satu hingga tiga poin saja.

Ada Madura United, Persija Jakarta, Bali United, Barito Putera, Bhayangkara FC, Borneo FC, Persipura Jayapura, hingga Persela Lamongan. 

Dari delapan klub tersebut, hanya Lamongan yang akan bertanding dengan tim papan atas di pekan ini dan selebihnya menghadapi tim yang berada di bawah 10 besar.

Pentolan suporter PSM, The Maczman, Andi Syam Paswah, mengatakan, Juku Eja jelas wajib meraih kemenangan atas Laskar Joko Tingkir agar tak tergerus di atas papan klasemen. 

Hanya saja, jika tak ada perubahan strategi yang dilakukan, maka Zulkifli Syukur cs kemungkinan susah meraih kemenangan.

"Tapi jangan berharap lebih jika seandainya Robert masih menerapkan strategi yang itu-itu saja. Contohnya setiap Pluim dimainkan, selalu saja serangan didesain dari kakinya. Sehingga andai dia dimatikan lawan maka kelihatan serangan akan pincang dan aliran bola ke depan terputus di tengah," ungkapnya, Selasa (7/8/2018).

Menurutnya, ada baiknya bila strategi tersebut bisa diubah terlebih dalam menghadapi anak asuh Aji Santoso agar bisa meraih kemenangan. Sebab diketahui, Aji Santoso jelas telah mengetahui titik kekuatan Juku Eja, yang dimotori Willem Jan Pluim.

Terbukti kala kedua tim bertemu di putaran pertama Liga 1 yang terlaksana di Stadion Andi Matalatta. Pasukan Ramang harus kalah 2-3 dari Laskar Joko Tingkir lantaran permainan tim tuan rumah mampu dipatahkan dengan memutus aliran bola dari Pluim.

"Andai Pluim absen, justru serangan akan terbangun dari lini per lini. Sehingga setiap pemain terlihat berkontribusi.
Organisasi antarlini dan koordinasi antar pemain terjalin baik," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Coklat tersebut, pun berharap Robert bisa memberikan kesempatan bermain bagi para pemain lain, terutama pemain muda. "Agar terjadi pemerataan di segala lini. Dengan memberi menit bermain maka kualitas pelapis dan inti akan lebih kompetitif," pungkasnya.