Senin, 30 Juli 2018 14:59 WITA

Buffon Bisa-bisa Hanya Jadi Kiper Cadangan di PSG

Editor: Nur Hidayat Said
Buffon Bisa-bisa Hanya Jadi Kiper Cadangan di PSG
Gianluigi Buffon. (Sumber Foto: Goal)

RAKYATKU.COM, PARIS - Gianluigi Buffon punya kemampuan jempolan dan segudang pengalaman sebagai kiper. Namun, itu tak akan menjadi jaminan ia akan menjadi pilihan utama di setiap klub. Buffon pun menyadari hal itu.

Buffon terlebih dahulu menyinggung soal keputusannya pindah ke PSG. Pada 6 Juni lalu, usai 24 tahun berkarier di Italia, Buffon akhirnya hijrah ke luar negeri.

Soal kepindahannya ke PSG, Buffon mengaku bahagia. "Saya memang sudah mengikuti perkembangan PSG dalam beberapa tahun terakhir. Saya mengetahui bagaimana mimpi klub dan suporternya. Saya akan mengerahkan seluruh energi dan mentransfer pengalaman yang ada untuk membantu klub mencapai tujuan pada masa mendatang," ujar Buffon.

Sejauh ini Buffon sudah dua kali menjadi pemain inti bersama PSG. Pertama ketika PSG menjalani laga di International Champions Cup (ICC) 2018 menghadapi Bayern Muenchen dan Arsenal. Pada dua laga ini, PSG kalah, masing-masing 1-3 (melawan Bayern) dan 1-5 (melawan Arsenal).

Meski datang sebagai pemain berpengalaman, tak ada jaminan bagi Buffon untuk langsung menjadi pemain inti di kompetisi resmi musim 2018/2019 nanti. Ia bisa-bisa hanya akan menjadi kiper cadangan. Ada nama Alphonse Areola dan Kevin Trapp yang akan menjadi pesaing Buffon. 

"Saya belum bicara dengan siapa pun. Namun, di sini saya akan mengatakan satu hal: Selama 24 tahun karier saya sebagai kiper, tak ada satu pelatih pun yang bilang kepada saya seperti ini 'kamu akan menjadi kiper utama'. Saya percaya bahwa harus ada latihan keras yang dijalani dan kesiapan mental ketika ditunjuk menjadi kiper utama," ujar Buffon dilansir FourFourTwo.

"Jadi, sekali lagi saya bersiap untuk bersaing kembali, melakukan yang terbaik, siap kapan pun ketika pelatih mempercayakan posisi kiper kepada saya. Tapi, saya juga di sini menolong kiper-kiper yang lain. Jadi, saya memiliki dua tugas di sini."

Ia pun berharap keputusannya pindah ke PSG membawa pengaruh positif. "Jika saya memilih untuk terus bermain dan menerima tantangan ini (main di luar Italia), itu karena saya suka tantangan. Saya suka melakukan segala hal dengan baik dan saya senang menyelesaikan pekerjaan saya dengan cara yang baik pula," kata Buffon.

"Inilah (bermain baik) tantangan yang saya sukai dan salah satu hal yang membuat saya masih bermain sampai saat ini. Saya ingin melalui tantangan ini dengan pertolongan oroang-orang di sekitar saya, karena saya tidak pernah bisa melakukannya seorang diri."