Kamis, 19 Juli 2018 16:33 WITA

Pengakuan Adil Rami Tanpa Sengaja Racuni Skuat Prancis, "Saya Sudah Tamat"

Editor: Nur Hidayat Said
Pengakuan Adil Rami Tanpa Sengaja Racuni Skuat Prancis,
Adil Rami mengangkat trofi usai Prancis mengalahkan Kroasia pada final Piala Dunia 2018. (Sumber Foto: Goal)

RAKYATKU.COM, PARIS - Adil Rami mengakui pernah tanpa sengaja hampir meracuni seluruh skuat timnas Prancis pada Piala Dunia 2018 di Rusia lalu.

Ceritanya, para pemain timnas Prancis menyerbu kamar Rami untuk menjailinya. Kejadiannya usai Les Bleus mengalahkan Argentina 4-3 pada babak 16 besar.

Rami kemudian menggunakan alat pemadam kebakaran di hotel dengan maksud menghalau rekan setimnya.

Ulah Rami sempat mengakibatkan kekacauan sehingga seluruh pemain terpaksa dievakuasi. Itu karena terdapat bahan kimia berbahaya untuk manusia dalam pemadam kebakaran itu.

Dikutip The Sun, Rami mengakui tak menyangka ulahnya itu sampai berakibat fatal bagi seluruh tim.

"Sekitar 15 pemain sempat ke restoran dan ketika mereka kembali ke kamar semuanya bernyanyi dan bikin berisik. Saya tetap berada di kamar saya, bermain video gim Fortnite menggunakan headphone."

"Suara nyanyian makin kencang di koridor hotel dan mereka mulai masuk ke kamar-kamar membangunkan pemain lain. Saya merasakan kegaduhan itu makin dekat. Rekan-rekan tim mulai membuat setiap kamar berantakan," ujar Rami.

"Saya langsung mengenakan celana pendek saya dan membuka pintu. Benjamin Mendy kemudian mengganjal pintu kamar dengan kakinya dan berkata: 'Ayo kawan, mari bikin kacau kamar Rami!'," kata Rami menirukan ucapan Mendy.

"Saya kemudian melepas gas pemadam kebakaran, ketika mereka masuk kamar suasananya seperti adegan di Ghostbusters. Asap-asap itu seperti shisha di bar atau bahkan asap di Stadion Vellodrome Marseille. Anda sulit melihat dalam jarak satu meter karena asap itu."

"Ketika saya mulai menyadari betapa besarnya kebodohan saya, saya berpikir bakal didepak dari skuat (timnas Prancis). Petugas keamanan hotel kemudian datang dan berkata: Semuanya keluar! Ini gas beracun!"

"Alarm berbunyi dan semua pemain keluar hotel. Polisi dan petugas kebakaran datang ke tempat kejadian perkara. Saya berkata dalam benak, saya sudah tamat, benar-benar dalam masalah besar!"