Rabu, 18 Juli 2018 19:58 WITA

Marc Klok Jadi Raja Kartu Kuning, Pelatih PSM Bilang Begini

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Marc Klok Jadi Raja Kartu Kuning, Pelatih PSM Bilang Begini
Marc Klok (Dok).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Liga 1 musim 2018 baru berjalan selama 16 pekan. Namun legiun asing PSM Makassar, Marc Klok sudah menjadi raja kartu kuning.

Klok sudah mengemas 7 kartu kuning dalam beberapa laga yang ia jalani. Menghadapi Bhayangkara FC pada pekan lalu, pemain asal Belanda itu kembali mendapat kartu kuning ketuhuh sehingga memaksanya kembali absen atas PSMS Medan di pekan 17 mendatang.

Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts menilai, ada dua jawaban yang harus disampaikan kepada pemain berusia 25 tahun itu. "Ada dua jawaban, yang pertama, Marc harus belajar dan menyesuaikan diri dengan situasi permainan di Indonesia," ujarnya saat ditemui sore tadi, Rabu (18/7/2018).

"Dia harus menyesuaikan tanpa dia harus kehilangan kualitasnya dia. Saya kira dia punya kualitas bagus," sambung Robert.

Jawaban kedua lanjut Robert, Klok diminta untuk melihat kondisi wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Menurutnya, wasit di Indonesia kerap salah memberi keputusan di lapangan.

Sebab dari tujuh kartu yang diterima Klok, tiga diantaranya merupakan murni bukan suatu pelanggaran dan harus menerima kartu kuning. "Jadi saya kira, para wasit lebih diberikan pelajaran, bahwa pertandingan di Indonesia dipengaruhi dengan pemain asing," jelasnya.

"Karena sekitar empat pemain asing di setiap klub ada, dan kemungkinan permainan berubah. Marc punya body kontak yang kuat, jadi itu normal. Sementara ada pemain lain yang melakukan kontak kotor, dan lolos dari pelanggaran," tambahnya.

Beruntung, lanjut mantan pelatih Arema FC tersebut, PSSI telah mendatangkan instruksi wasit asal Jepang agar para wasit di Indonesia bisa lebih teliti dalam memimpin pertandingan. "Dan saya harap dia (Instruksi Wasit Asal Jepang), mampu membawa wasit kita lebih baik," harapnya.