Selasa, 10 Juli 2018 14:37 WITA

Fakta Unik Seputar Luis Enrique, Pelatih Baru Timnas Spanyol

Editor: Nur Hidayat Said
Fakta Unik Seputar Luis Enrique, Pelatih Baru Timnas Spanyol
Luis Enrique. (Sumber Foto: FourFourTwo)

RAKYATKU.COM, MADRID - Luis Enrique resmi ditunjuk menjadi pelatih tim nasional Spanyol menggantikan Fernando Hierro.

Dikutip ESPN, Luis Enrique akan menjadi juru taktik Tim Matador dengan masa kontrak dua tahun atau hingga Piala Eropa 2020. 

"Keputusan sudah bulat. Kami suka dengan komitmen Luis Enrique," kata Presiden RFEF, Luis Rubiales.  "Dia telah memenuhi semua parameter dari kriteria yang ditetapkan."

Luis Rubiales juga menegaskan pihaknya tak pernah mengontak pihak lain selain Enrique untuk diajak bicara soal potensi menjadi pelatih La Furia Roja.

Pria kelahiran Gijon, Spanyol, 48 tahun lalu itu, memiliki sejumlah riwayat unik, baik saat melatih maupun saat menjadi pemain. Berikut fakta-fakta tentang Enrique seperti dirangkum CNN Indonesia.

1. Cara Unik Memantau Latihan

Saat melatih Barcelona dan Celta Vigo, ia memasang panggung di tempat latihan demi mendapatkan pandangan yang lebih luas dari atas saat memantau pemain-pemainnya.

2. Kacamata Ultraviolet

Enrique menderita penyakit Pterygium atau tumbuhnya selaput di bagian bola mata. Alhasil, ia harus mengenakan kacamata antiradiasi yang bisa melindungi matanya dari paparan sinar matahari dan faktor-faktor penyebab iritasi lainnya.

3. Pemain Real Madrid dan Barcelona

Ia sempat bermain untuk Real Madrid dan menyumbang satu gol saat menumbangkan Barcelona 5-0 pada 7 januari 1995. Pada 1996, ia meninggalkan Real Madrid dan sepakat dengan kontrak lima tahun bersama Barcelona.

Enrique menjadi pemain ketiga yang meninggalkan Santiago Barnebeu menuju Camp Nou setelah Josep Canal dan Lucien Muller.

4. Penggemar Olahraga Ekstrem

Usai mendarat di Celta Vigo, Enrique bersepeda mengarungi jalur terberat di pegunungan Dolomites, Italia, yakni Stelvio, Morttrolo, dan Gavia. Lusi Enrique dielu-elukan para pemain Barcelona usai meraih juara Liga Champions, 2015.

Pada 2007, dia menuntaskan maraton sepanjang 42 km kurang dari tiga jam, di Florence, Italia. Selain itu, dia berkompetisi di ajang Marathon des Sables, ajang ketahanan terberat di dunia, dan menyelesaikannya dalam tempo 2 jam 57 menit 58 detik.

Mantan pelatih Barcelona ini juga menyelesaikan kompetisi Ironman, yakni renang 3,86 km, bersepeda 180 km, dan maraton, di Frankfurt dalam tempo 10 jam 19 menit.

5. Masuk 100 Pemain Terbaik Versi Pele

Legenda Brasil Pele memasukkannya ke dalam FIFA 100, atau 100 pemain terbaik abad ini, versi Pele.

6. Permusuhan dengan Tassotti

Pemain timnas Italia Mauro Tassotti pernah menyikut hidung Enrique hingga berdarah-darah di babak perempat final Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Namun, Spanyol tak mendapat penalti meski FIFA kemudian memberi sanksi delapan laga bagi Tasotti. Spanyol kemudian kalah 1-2.

"Luis Enrique saat itu ingin membunuh wasit dan Tassotti," kata psikoterapis Spanyol Senen Cortegoso.

Mereka kemudian baru bertemu dan berjabat tangan 17 tahun kemudian saat ia melatih Roma, dan Tassotti menjadi asisten pelatih Milan.

7. Tak Malu Ungkap Keinginan Latih Timnas

Saat masih melatih Barcelona, Oktober 2015, dan pada April 2018, Enrique jelas mengungkapkan cita-citanya untuk menjadi pelatih timnas Spanyol.

"Akan sangat menyenangkan menjadi pelatih timnas," katanya. Namun, Enrique sadar saat itu masih ada Julen Lopetegui yang masih melatih La Furia Roja.