Sabtu, 16 Juni 2018 16:02 WITA

Ruh Permainan Denmark Akan Bergantung Pada Eriksen

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Ruh Permainan Denmark Akan Bergantung Pada Eriksen
Christian Eriksen.

RAKYATKU.COM - Tak banyak yang memprediksikan timnas Denmark bisa melangkah jauh ke piala dunia 2018 yang digelar di Rusia. Pasalnya, hanya ada sedikit pemain-pemain top yang bermain di negara ini. Meski hanya memanggil tiga pemain yang bermain di klub lokal, tetapi pemain-pemain Denmark yang dipanggil oleh pelatih Age Hareide hanya berasal dari tim kelas dua liga eropa. 

Perhatian terutuju pada Christian Eriksen. Salah satu pemain andalan Tottenham Hotspur ini akan jadi ruh bagi tim Denmark di piala dunia nanti. Pergerakan dinamisnya di lini tengah beserta umpan-umpan matangnya bisa jadi salah satu hal yang merepotkan bagi lawan-lawannya (terbukti saat melakukan uji coba melawan Meksiko).

"Dia memiliki kemampuan mencetak gol, membuat asis, menemukan ruang/celah, tentu saja dia adalah pemain nomor 10 yang paling top," ujar Hareide dikutip dari The Independent. 

Jika Eriksen mampu menjalankan dengan baik perannya seperti saat berseragam Tottenham, bisa jadi lini belakang lawan akan kerepotan. Umpan-umpan matang bisa diberikan kepada Jorgensen atau Doldberg yang punya kemampuan bagus jika berada di kotak penalti. Pergerakan sayap Denmark tidak boleh diremehkan, dengan umpan lambung ataupun terobosan Eriksen, kedua sayap seperti Yusuf Poulsen dan Pione Sisto akan sangat menyusahkan lawan. 

Jack Watson dari The Independent memprediksi Denmark sebagai kuda hitam di piala dunia Rusia tahun ini. Jack mengatakan bahwa Denmark setidaknya akan masuk ke babak perempat final, pencapaian terbaiknya yang diukir di piala dunia 1998 di Prancis. 

Selain Eriksen, kita tentu saja tidak boleh meremehkan kemampuan pemain Denmark lainnya. Sebut saja duet bek tengah Denmark yang kini jadi rebutan tim papan atas eropa. Sebut saja Andreas Christensen yang kini jadi bek tangguh Chelsea dan Simon Kjaer yang bermain di Sevilla. Kita tentu masih ingat peran Kjaer ketika mengkandaskan Manchester United dipecundangi Sevilla di Old Trafford pada Perdelapan final liga Champions musim lalu. 

Jika para pemain kunci tak mengalami cedera hingga pertandingan Denmark tiba, maka sebuah kejutan bisa kita saksikan di gelaran piala dunia kali ini. Lihatlah Eriksen yang sedang on-fire bersama timnas (dari 15 penampilan mencetak 12 gol), dan tentu saja palang pintu terakhir Denmark, Kasper Schmeicel, putra dari legenda hidup Denmark Peter Schmeicel. 

Menarik menantikan kiprah awal Denmark yang tergabung di grup c bersama Prancis, Australia, dan Peru. Partai pembuka Denmark sendiri akan berlangsung pada tanggal 15 Juni 2018 mendatang. Mampukah Denmark mencapai putaran perempat final piala dunia? Atau justru menjadi jawara baru seperti yang pernah mereka lakukan di piala eropa tahun 1992? Mari kita tunggu.