Rabu, 13 Juni 2018 16:22 WITA

Analisis Grup B Piala Dunia 2018: Portugal-Spanyol Siap Memangsa

Editor: Nur Hidayat Said
Analisis Grup B Piala Dunia 2018: Portugal-Spanyol Siap Memangsa
Cristiano Ronaldo. (Sumber Foto: Fox News).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kekuatan yang tidak seimbang terjadi di Grup B Piala Dunia 2018. Maroko dan Iran diprediksi akan menjadi bulan-bulanan tim sekaliber Portugal dan Spanyol. Dua tim tersebut merupakan dua tim Eropa yang menjadi favorit pada turnamen akbar empat tahunan ini.

Meski pada Piala Dunia 2014 lalu Spanyol angkat koper lebih awal setelah tidak lolos penyisihan grup, namun kali ini Tim Matador datang ke Rusia dengan semangat berlipat ganda. Di bawah asuhan Julen Lopetegui Argote, Spanyol telah mendapatkan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan dalam turnamen sekelas Piala Dunia.

Wajar saja, bila La Furia Roja menjadi favorit di Piala Dunia 2018. Sejumlah bintang mereka menunjukkan penampilan impresif bersama klubnya masing-masing. 

Sebut saja, David De Gea yang menikmati musim yang luar biasa di Manchester United, seperti yang dilakukan David Silva di Manchester City. Garis pertahanan dengan campuran pemain Barcelona-Real Madrid (Daniel Carvajal, Gerard Pique, Sergio Ramos dan Jordi Alba) menjadi tumpuan utama di lini belakang Spanyol.

Sementara itu, Portugal datang ke Rusia dengan label sebagai juara Eropa 2016 di Prancis. Cristiano Ronaldo cs disebut-sebut memiliki kedalaman skuat mumpuni saat ini.

Selain memiliki Cristiano Ronaldo, pelatih kepala Fernando Santos juga merupakan juru taktik fantastis yang bisa membuat hal-hal besar.

Situasi berbeda dialami oleh dua tim penghuni Grup B lainnya, yakni Maroko dan Iran. Maroko kembali ke panggung sepak bola terbesar dunia ini setelah 20 tahun lamanya, yaitu terakhir pada Piala Dunia 1998 di Prancis. 

Meski memuncaki grup pada saat babak penyisihan kualifikasi Piala Dunia 2018, kekuatan Maroko praktis hanya bertumpu pada sejumlah pemain saja. Sebut misalnya, pemain Juventus Mehdi Benatia yang merupakan pemain kunci di belakang, serta pemain seperti Hakim Ziyech dan Nordin Amrabat. 

Iran pun demikian. Piala Dunia 2018 ini merupakan debut Iran untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Faktor kunci kesuksesan tersebut jelas adalah pelatih Carlos Quieroz yang dikenal memiliki taktik brilian.

Tim Melli (julukan Timnas Iran) tidak memiliki bintang seperti tim lainnya yang ada di Grup B. Dengan demikian, Iran akan menjadi tim underdog di grup ini. Hanya saja, menarik dinantikan pertarungan para tim favorit Grup B menghadapi pertahanan solid yang kerapkali dipertontonkan Iran di kualifikasi Piala Dunia 2018.

Ditinjau dari kualitas pemain dan kedalaman skuat yang ada, Spanyol dan Portugal menjadi calon kuat untuk lolos ke babak 16 besar sebagai delegasi dari Grup B. Maroko dan Iran bukanlah lawan sepadan untuk dua tim tersebut.