Kamis, 07 Juni 2018 09:28 WITA

Rekannya Beri Aplaus ke PM Spanyol, De Gea Masukkan Tangan di Kantong

Editor: Aswad Syam
Rekannya Beri Aplaus ke PM Spanyol, De Gea Masukkan Tangan di Kantong
De Gea (kanan), mengantongi tangannya ketika rekan-rekannya yang lain memberi aplaus ke PM Spanyol.

RAKYATKU.COM, SPANYOL - Penjaga gawang Manchester United David De Gea, adalah satu-satunya pemain yang tidak memuji perdana menteri baru Spanyol, Pedro Sanchez, setelah ia menyampaikan pidato kepada tim nasional menjelang Piala Dunia. 

Sanchez berbicara kepada pemain Spanyol pada hari Selasa menjelang keberangkatan mereka ke Rusia. Tetapi, ketika dia diberi tepuk tangan oleh skuat setelah dia selesai berbicara, De Gea berdiri diam dengan tangannya di saku. 
Ketegangan antara De Gea dan Sanchez dapat ditelusuri kembali ke tahun 2016, ketika penjaga gawang Manchester United itu salah diimplikasikan dalam penyerangan seksual di Spanyol. 

Sesaat sebelum dimulainya Euro 2016, De Gea dituduh mengatur pertemuan antara dua wanita dan dua pemain Spanyol U-21, yang menyebabkan serangan seksual di sebuah hotel di Madrid. 

De Gea membantah semua tuduhan dan kemudian dibersihkan dari kesalahan apapun, setelah penyelidikan gagal karena kurangnya bukti. Namun tak lama setelah De Gea ditunjuk dalam kasus ini, Pedro Sanchez, yang dilantik sebagai perdana menteri baru Spanyol oleh Raja Felipe pekan lalu, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan El Diario, bahwa dia tidak ingin pemain berusia 27 tahun itu mewakili tim nasional. 

"Saya tidak merasa nyaman melihat De Gea di gawang untuk Spanyol sekarang," katanya. 

"Tentu saja, ada ketidakbersalahan sampai terbukti bersalah, tetapi aku menempatkan diriku di sisi korban," ujar Pedro.

De Gea saat ini sedang mempersiapkan dengan sisa skuad Spanyol untuk Piala Dunia di Rusia. Sisi Julen Lopetegui berada di Grup B dan akan memulai turnamen mereka melawan Portugal pada 15 Juni, sebelum menghadapi Iran dan kemudian Maroko.