Selasa, 05 Juni 2018 19:23 WITA

Pengakuan Abdul Rahman, Tangani Lidah Tertelan Hilton Moreira di Lapangan

Editor: Nur Hidayat Said
Pengakuan Abdul Rahman, Tangani Lidah Tertelan Hilton Moreira di Lapangan
Abdul Rahman (28) saat laga Persipura vs PSM Makassar, Rabu malam (4/6/2018). (Foto: PSM Makassar)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bek PSM Makassar, Abdul Rahman, membeberkan peristiwa yang nyaris merenggut nyawa striker Persipura Jayapura, Hilton Moreira. Andai terlambat dan penangananya salah, hal buruk bisa menimpa pemain asal Brasil itu. 

Peristiwa itu bermula saat memasuki menit ke-38 antara Persipura Jayapura vs PSM Makassar di Stadion Mandala Jayapura, Rabu malam (4/6/2018). Saat terjadi kemelut di gawang PSM, Rivky Mokodompit berbenturan dengan Hilton Moreira hingga eks Sriwijaya FC itu langsung terkapar.

Rivky yang melihat Hilton terkapar, dengan sigap memanggil tim medis. Sementara Abdul Rahman datang untuk memberikan pertolongan pertama dengan menarik lidah Hilton.

"Lidahnya saya lihat seperti keselek. Karena agak susah napas sampai ngos-ngosan. Mungkin karena mau napas tapi susah karena tertutup lidahnya," beber Abdul Rahman, Selasa (5/6/2018).

"Jadi spontan buka mulutnya terus lidahnya agak ditarik-tarik sambil dimiringin sedikit kepalanya," bebernya lagi.

Setelah itu, lanjut Rahman, tim medis datang untuk memberikan pertolongan. Namun, tim medis langsung ingin mengangkat Hilton ke pinggir lapangan. Sudah ada mobil ambulans yang siap mengangkut sang pemain ke pinggir lapangan.

Akan tetapi, eks Bali United itu melarang tim medis untuk mengangkat Hilton. Karena diakuinya, kondisi Hilton harus diselesaikan sampai terbilang normal lalu bisa diangkat ke pinggir lapangan maupun ke dalam mobil ambulans.

"Kemarin sempat mau diangkat (tim medis). Saya bilang jangan diangkat dulu sebelum napasnya sudah berjalan normal. Mending di sini di lapangan ditanggulangi, daripada diangkat terus terlambat pertolongannya," jelas Badul Rahman.

Alhasil, setelah ditangani di lapangan dan keadaan Hilton kembali normal, barulah diangkat ke pinggir lapangan. Hilton kemudian kembali normal hingga mampu menyelesaikan pertandingan hingga babak kedua.