Minggu, 27 Mei 2018 13:15 WITA

Bagaimana Jadinya Andai Mo Salah Tak Cedera?

Editor: Nur Hidayat Said
Bagaimana Jadinya Andai Mo Salah Tak Cedera?
Juergen Klopp. (Sumber Foto: Marca)

RAKYATKU.COM, KIEV - Liverpool menyerah 1-3 pada laga final Liga Champions di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Minggu dini hari Wita (27/5/2018). Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, menilai Mohamed Salah faktor utama kegagalan timnya.

Salah terpaksa meninggalkan lapangan pertandingan pada menit ke-31 akibat mengalami cedera bahu usai berduel dengan Sergio Ramos. Sejak itu Liverpool seperti kehilangan nyawa permainan.

"Sangat buruk bagi Mo (Salah), sangat buruk bagi kami dan sangat buruk bagi Mesir. Itu bagian dari olahraga. Saya tak menyukainya dan hal seperti itu bisa terjadi," ujar Klopp seperti dikutip laman resmi klub.

"Saya tak tahu apa yang akan terjadi jika Mo masih bisa bermain, kita tak akan pernah mengetahuinya. Namun semua orang melihat di babak pertama kami adalah lawan yang mungkin semua orang harapkan, kami bermain bagus, kami mempertahankan bola, kami menyerang, kami menekan mereka dalam momen bagus dengan timing yang tepat, semuanya," lanjut Klopp.

"Namun kami kalah 3-1. Saya pikir dalam 10 tahun seseorang akan berbicara mengenai bagaimana kami kalah. Itulah yang terjadi malam ini," tukasnya.

"Tentu itu (cederanya Salah) adalah momen besar dalam pertandingan. Saya tahu jika Anda berkata demikian setelah kalah, Anda terdengar seperti pecundang yang buruk," ucap Klopp seperti dikutip situs resmi klub.

loading...

"Tapi, bagi saya, itu seperti pelanggaran yang kasar; itu sedikit seperti gulat dan sialnya Mo jatuh dengan bahunya lebih dulu. Itu adalah cedera serius; lebih buruk, cedera yang benar-benar serius. Anak-anak jelas terlihat syok, kami sedikit turun ke dalam dan Real mencoba memanfaatkannya sebagai momentum, sampai kami sedikit lebih nyaman."

Bagaimana Jadinya Andai Mo Salah Tak Cedera?Foto: Reuters.

"Pertandingan cukup sulit tapi 0-0 saat jeda, kami bisa mengatur beberapa hal - bertahan separuh ruang, yang kami lakukan dengan baik sebelumnya, dan kemudian lebih banyak memainkan bola," lanjut Klopp.

"Dan kemudian momen menentukan lainnya adalah gol. Gol-golnya cukup aneh, begitulah. Kita semua tahu hasilnya 3-1 untuk Real Madrid dan itulah mengapa kami jelas tidak berada di mood terbaik," katanya.

Loading...
Loading...