Kamis, 17 Mei 2018 20:30 WITA

Robert Pertanyakan Komitmen Joko Driyono, Terkait Kandang Perseru Serui

Editor: Nur Hidayat Said
Robert Pertanyakan Komitmen Joko Driyono, Terkait Kandang Perseru Serui

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ada yang aneh pada pekan kesembilan Liga 1 2018, pada laga antara Perseru Serui vs Barito Putera, yang terlaksana hari ini, Kamis (17/5/2018). Perseru Serui bukan berkandang di Stadion Marora, melainkan di Malang, Stadion Gajayana.

Hal ini pun membuat geram pelatih PSM Makassar Robert Alberts dan mempertanyakan komitmen Plt Ketua PSSI, Joko Driyono. Sebab sebelumnya, Joko menegaskan seluruh tim peserta Liga 1 wajib bertandang ke Marora saat menghadapi Perseru.

"Saya terkejut kenapa kita tidak melewatkan hal ini, kenapa Perseru main di Malang. Sangat jelas, Pak Djoko bilang semua tim harus ke sana (Serui). Tapi Barito tidak ke sana. Padahal itu bukan kandang Perseru," ungkap Robert Alberts ditemui di Stadion Andi Matalatta, Kamis (17/5/2018).

Kejadian ini pun terulang sama seperti di musim lalu. Di mana, setiap memasuki bulan suci Ramadan tim berjuluk Cenderawasih Oranye itu harus jadi tim musafir alias berpindah kandang.

Hal ini juga dikarenakan kapasitas lampu markas Serui tidak memadai dengan tak adanya lampu yang melekat di tower stadion. "Ini tidak normal, sama seperti musim lalu," cetus Robert.

Pelatih asal Belanda itupun mengaku hal tersebut sangat tidak adil. Sebab, selain Joko Driyono yang menegaskan semua tim wajib ke Serui, beberapa tim juga harus melawatkan laga dengan bertandang ke sana termasuk PSM Makassar.

"Dan sekali lagi liga ini tidak adil. Persija juga belum pergi. Ini berita penting. Ini perlu diinvestigasi," ucap eks Arema FC di Liga Indonesia musim 2009-2010 itu.