Rabu, 09 Mei 2018 20:30 WITA

Robert Dilematis Lawan Arema, Kok Bisa?

Penulis: Wahyu Susanto S
Editor: Jumardin Akas
Robert Dilematis Lawan Arema, Kok Bisa?
Robert Rene Alberts

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts, sedikit dilema menghadapi Arema FC, di pekan kedelapan, Minggu (13/5/2018).

Dilema Robert bukan karena ia pernah melatih tim itu di Liga Super 2009-2010 lalu. Akan tetapi, ia khawatir jika Joko Susilo, pelatih Arema FC dipecat jika PSM Makassar meraih kemenangan. 

Posisi Joko terancam didepak setelah tujuh pekan berjalan Singo Edan hanya menjadi juru kunci di papan klasemen.

"Hal yang tidak ingin saya lihat, saya tidak ingin Joko Susilo kehilangan pekerjaannya jika kita meraih kemenangan. Mereka (Arema) sedang terluka, mereka pasti akan mempertahankan diri," ungkap Robert Alberts, Rabu (9/5/2018).

Zulkifli syukur dipastikan tampil pada laga tersebut. Reva Adi Utama dinyatakan cedera dan Wasiat Hasbullah digeser ke posisi Reva di sebelah kiri.

Semetara Hasyim Kipuw, Stiven, Bruce Djite, Fauzan Jamal dan Ardan Aras dipastikan bakal absen. Stiven, Bruce, Ardan menderita cedera, dan Fauzan harus melewati hukuman absen akibat akomulasi kartu kuning.

"Reva cedera, dia mendapat benturan kemarin. Zulkifli, Hendra, Abd Rahman dan Wasiat memiliki peluang untuk main," kata Robert

Meski demikian, Robert tetap yakin anak asuhnya tetap meraih kemenangan. "Tapi tetap kita bidik tiga poin," tutup mantan pelatih Arema yang pernah membawanya juara Liga Super 2009-2010.

Laga cukup dramatis di pertemuan terakhir PSM dan Arema pada putaran kedua Liga 1 2017 di Kanjuruhan. PSM Makassar sempat unggul di babak pertama 3-0 yang dicetak oleh Willrm Jan Pluim, Ferdinand Sinaga dan Pavel Purishkin. Namun pada babak kedua, Arema justru mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3. 

Gol pertama hasil kesalahan Stiven yang tidak sengaja menjatuhkan pemain Arema, Dedik Setiawan di titik putih. Sementara gol kedua, lahir dari sisi kanan yang dijaga Zulkifli Syukur setelah membebaskan Adam Alis melesatkan sepakan disudut kanan.

Gol ketiga, kembali dari sisi kanan di mana lagi-lagi Dedik Setiawan lepas dari kawalan Zulkifli. Rivky Mokodompit yang mencoba menghalau pergerakannya sampai menjatuhkan Dedik hingga kembali berbua penalti dan gol.